Literasi Bahasa Inggris berisi 20 soal yang dikerjakan dalam 30 menit. Satu hal yang perlu diluruskan sejak awal: subtes ini bukan tes grammar. Tidak ada soal memilih tenses yang benar atau melengkapi kalimat rumpang seperti pada ujian bahasa Inggris di sekolah.
Yang diuji adalah kemampuan memahami teks berbahasa Inggris — pada dasarnya soal literasi yang sama seperti versi Bahasa Indonesia, hanya dengan hambatan bahasa. Tipe pertanyaannya:
Ini ketakutan terbesar sebagian besar peserta, dan sebagian besar kekhawatirannya berlebihan. Kamu tidak perlu memahami setiap kata untuk menjawab benar.
Yang perlu dilatih adalah menebak makna dari konteks. Perhatikan kata penghubung di sekitarnya: however dan although menandakan pertentangan, jadi kata setelahnya kemungkinan berlawanan makna dengan sebelumnya. Therefore dan thus menandakan akibat. Struktur kalimat sering memberi tahu peran sebuah kata meski artinya tidak kamu kenal.
Untuk soal vocabulary in context, tutup pilihan jawabannya dan tebak sendiri padanan katanya dari kalimat itu. Baru buka pilihannya. Kata yang arti kamusnya tepat belum tentu cocok dengan konteksnya, dan pilihan seperti itu memang sengaja disediakan.
Satu setengah menit per soal terdengar longgar, tapi membaca dalam bahasa asing memakan waktu dua sampai tiga kali lipat. Yang membantu:
Kemampuan ini naik lewat volume membaca, bukan lewat menghafal daftar kosakata. Membaca satu artikel berbahasa Inggris setiap hari — berita, artikel sains populer, apa pun yang bukan fiksi ringan — memberi dampak jauh lebih besar daripada menghafal 500 kata lepas konteks.
Kalau kosakatamu masih terbatas, catat kata yang berulang kali kamu temui, bukan kata yang kelihatan sulit. Kata yang sering muncul itulah yang kemungkinan besar muncul lagi di ujian.
Coba subtes ini di try out gratis versi 2, atau berlatih penuh lewat paket 175 soal. Selengkapnya di panduan lengkap SNBT.